Derai Tangis Peringatan Isra' dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW di PPNH Putri -->
Cari Berita

Advertisement

Derai Tangis Peringatan Isra' dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW di PPNH Putri

Selasa, 17 April 2018

Saat mengikuti Peringatan Isra dan Mi'raj

SITUBONDO POST, (Ruangaspirasi.me) Pondok Pesantren Nurul Huda (PPNH)  Peleyan Kapongan Situbundo Menggelar acara Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) yakni peringatan Isra' dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW, yang menjadi agenda rutinitas dilakukan setiap tahun.

Acara ini di ramaikan oleh seluruh santriwati, asatidza, pengurus pondok pesantren, serta juga dihadiri oleh pengasuh putri PPNH ibunda HJ. Syarifah Fatma Assegaf yang menjadi kebanggaan kami bersama. 

Acara ini terselenggara dengan begitu spektakuler, berkesan dan meriah. Sebab terdapat beberapa rangkaian kegiatan menarik seperti penampilan Jafen, Story Telling seputar Isro' Mi'roj, termasuk pembacaan syair, serta dimeriahkan oleh jamaah hadroh putri. Dalam hal ini, seluruh rangkaian kegiatan diatas dipersembahkan oleh santriwati PPNH. Meskipun, tidak banyak persiapan karena ketersediaan waktu cukup singkat, namun acara ini berjalan dengan sesuai dengan harapan Karena bagi kami "satu langkah harus pasti". 

Selang beberapa menit kemudian, meninggalkan pra acara menuju acara inti. Seluruh santri dengan hidmat mengikuti acara hingga selesai. Seluruh santri tertegun haru saat segelintir santri membawakan sya'ir indah untuk sang Murobbi, sang Ruhina Wa Mursyidina Alhabib Musthofa Bin habib Alwi Al-Djufri sehingga banyak yang mengalirkan derai tangis, sebab para santri masih selalu merasa rindu serta kehilangan atas kepergian beliau. 

"Acara ini memang terselenggara dengan sederhana, tapi terlihat meriah walau dari segi fasilitas tempat dan konsumsi masih kurang memadai, tapi inti dari acara ini bukan persoalan itu. Tapi mengenai sub dari acara Isro' Mi'roj," tutur Megawati selaku ketua panitia penyelenggara. 


Berbeda lagi dengan pernyataan wakil ketua pesantren putri Mursyifayati mengatakan, "saya tertegun saat ini, merasa berbeda dengan acara tahun lalu. Karena mungkin tahun lalu masih ada beliau Habib Musthofa, sekarang sudah tidak lagi didampingi. Teman-teman sahabati santri masih mengenang beliau, apalagi dengan syair yg dibawakan membuat kita ingat kembali pada acara tahun lalu saat beliau masih ada," tuturnya dengan mata berkunang-kunang

Peringatan isro' mi'roj memang perlu kiranya untuk diramaikan. Sebab momentum ini adalah momentum yg begitu bersejarah. Karena pada waktu itulah turunlah perintah kewajiban muslim pertama kalinya, yaitu sholat 5 waktu. Yang mana awalnya sholat itu ada 50 rakaat. Akan tetapi dipertengahan jalan rasul bertemu dg namun nabi ibrahim mengkritik bahwasanya ummat nabi itu tak akan mampu. Hinggapun terakhir menjadi 17 rakaat dalam 5 waktu. Tidak hanya itu, menurut sejarah nabi juga diperlihatkan kepada ngerinya neraka dan indahnya syurga.

"Dari hal inilah, yang menjadi harapan atas terselenggaranya acara peringatan isro' mi'roj agar bisa menambah rasa kecintaan kita terhadap Nabi Muhammad SAW. Serta mengharap syafaat beliau" tambah Megawati saat sambutan," pungkasnya

SNF