Di Balik Hujan
Cari Berita

Advertisement

Di Balik Hujan

Kamis, 03 Mei 2018


SASTRA, (Ruangaspirasi.me)

Katamu, hujan yang paling egois
Dia hanya jatuh, terus saja jatuh
Tak peduli pada payung lusuh
Apalagi tangan gadis yang menggigil
Tapi tak punya kekasih

Katamu, hujan teramat tega
Dia membuat genangan
Di jalan yang aspalnya sedikit hilang
Bahkan di kedua mata
Tapi tak mengajaknya pulang bersama

Katamu, hujan di sore hari
Dia yang paling merasa sepi
Diantara daun-daun kecil
Berwarna kecoklatan yang kedinginan
Dia menemanimu minum kopi
Lalu pergi di senja awal mei


Awal mei, 2018

Penulis: Ratih Cilacap