Santri Desa Sambut Tahun Baru 2019 Dengan Menggali Potensi Ilmu
Cari Berita

Advertisement

Santri Desa Sambut Tahun Baru 2019 Dengan Menggali Potensi Ilmu

Kamis, 03 Januari 2019

Santri Desa Sambut Tahun Baru 2019 Dengan Menggali Potensi Ilmu
Santri Desa berfoto bersama usai pembagian hadiah lomba. 

SITUBONDO (Ruangaspirasi.net) Momentum pergatian tahun baru masehi, merupakan hari yang dinanti-nanti oleh setiap manusia di seluruh dunia. Biasanya, mereka mempunyai cara masing-masing untuk merayakannya, seperti berwisata, bersilaturahmi, maupun dengan melaksanakan kegiatan spritual-keagamaan.

Demikian, seperti dilakukan oleh pengurus Lembaga Pendidikan Madrasah Diniyah Nurul Iman yang terletak di lereng gunung, Desa Curah Tatal, Kecataman Arjasa, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Mereka, menyambut pergantian tahun 2018 ke 2019 dengan menggelar "Gebyar Lomba Santri Desa, Istighosah Akbar dan Sholawat Bersama" yang diikuti seluruh santriwan-santriwati madrasah dan musholla, serta masyarakat di 5 dusun terpencil Desa Curah Tatal (Betellok, Kacep, Mindi, Taman Dadar & Cobbhuk).

POPULER: Dandim 0823 Sebut Kegiatan Sholawat di Situbondo Sebagai Penangkis Paham Radikalisme 

Berdasarakan pantauan ruangaspirasi.net, kegiatan yang bekerjasama dengan kelompok Gerakan Pemuda Desa (Gepdes) dan Remaja Masjid (Remas) ini, berlangsung antusias serta meriah. Bahkan, keterbatasan sarana-prasarana yang ada tidak mengurangi semangat para santri untuk mengikuti jalannya acara.

"Diadakannya Gebyar Lomba Santri Desa, Istighasah Akbar dan Sholawat Bersama, bertujuan untuk penguatan kapasitas keilmuan serta sebagai upaya membangun semangat belajar para santri di tahun 2019," terang As'ad Aswari selaku ketua GEPDES di 5 Dusun.

Santri Desa Sambut Tahun Baru 2019 Dengan Menggali Potensi Ilmu
Sejumlah santri Madrasah Diniyah Nurul Iman sedang unjuk kemampuan dalam kegiatan Gebyar Lomba Satri Desa. 

Sementara, salah satu perwakilan Guru Madrasah Diniyah Nurul Iman mengatakan, diselenggarakannya kegiatan tersebut tidak lain sebagai ikhtiar, untuk mewujudkan kesejahteraan warga yang jauh dari perhatian pemerintah.

"Kami semua berharap dan berdoa, semoga melalui kegiatan ini bisa memberikan manfaat-barokah, serta dapat membawa kesejahteraan terhadap masyarakat desa, terutama warga dusun-dusun kami," ujar Ermawati

POPULER: Momen Gol Liverpool vs Arsenal Liga Inggris 2018-2019

Senada dengan hal tersebut, ketua panitia kegiatan berharap, terlaksananya kegiatan berbasis sosial-keagamaan ini bisa menjadi evaluasi untuk mengukur capaian pembelajaran di madrasah selama tahun 2018.

"Tak kala pentingnya, kami juga berharap agar pihak terkait memperhatikan Pendidikan Agama (Madrasah) yang berada di dusun kami. Sehingga kedepan, proses pendidikan kami semakin maju, serta output-Nya menjadi lebih baik," tegas Faizal penuh harap.

As'ad Aswari