6 Amaliah di Bulan Muharram dari Tanggal 1 Sampai Tanggal 10 yang Dianjurkan Ulama
Cari Berita

Advertisement

6 Amaliah di Bulan Muharram dari Tanggal 1 Sampai Tanggal 10 yang Dianjurkan Ulama

Sabtu, 31 Agustus 2019

6 Amaliah di Bulan Muharram dari Tanggal 1 Sampai Tanggal 10 yang Dianjurkan ulama

KEAGAMAAN (Ruangaapirasi.net) Bulan Muharram merupakan salah satu bulan istimewa. Diantaranya, pada bulan ini Allah menurunkan berbagai rahmat dan ampunan. Dikutip dari berbagai sumber, ada banyak amaliah yang dianjurkan oleh para Ulama untuk mengharapkan barokah di bulan Muharram, yakni:

1. Puasa sunnah pada akhir bulan Dzulhijjah (akhir tahun Hijriyah).

Hal ini sebagaimana Sabda Nabi Ibnu Hajar menyebutkan sebuah hadits dari Hafshah yang artinya:

Sesungguhnya Nabi Muhammad SAW bersabda: “Barangsiapa yang berpuasa di akhir hari bulan Dzulhijjah dan awal bulan Muharram maka Allah menjadikan puasa itu sebagai penghapus dosa (kafarat) 50 tahun. Dan puasa sehari di bulan Muharram pahalanya seperti puasa 30 hari (satu bulan).”

2. Pada Akhir Bulan Dhulhijjah, setelah shalat Ashar membaca do'a akhir tahun.

3. Melaksanakan amaliah-amaliah pada malam tanggal 1 Muharram sebagai berikut:

  • Pada malam awal tahun atau malam tanggal 1 Muharram setelah shalat Maghrib dan ba’diyah Maghrib, membaca ayat kursi sebanyak 360 kali.
  • Tiap-tiap membaca ayat kursi dimulai dengan membaca basmalah.
  • Setelah selesai membaca ayat kursi lalu membaca do’a sebagai berikut:

Doa awal tahun

4. Puasa satu hari di awal tahun pada tanggal 1 Muharram.

5. Berdo’a setiap hari dari tanggal 1 Muharram sampai tanggal 10 Muharram dengan doa sebagai berikut:


Doa harian bulan muharram

6. Puasa pada tanggal 9 (puasa Tâsû’ah) dan 10 (puasa ‘Âsyûrâ’) bulan Muharram.

Disamping amaliah-amaliah di atas, Imam Ibnu al-Jauzi menjelaskan ada 15 macam kebaikan yang dianjurkan untuk dilakukan pada hari Asyura’, yaitu:
a. Bersedekah kepada fakir miskin;
b. Mengusap kepala anak yatim;
c. Memberi buka orang yang berpuasa;
d. Menyiramkan air;
e. Mengunjungi saudara seagama;
f. Mandi;
g. Menjenguk orang sakit;
h. Memuliakan dan berbakti kepada kedua orang tua;
i. Menahan amarah dan emosi;
j. Memaafkan orang yang berbuat aniaya pada hari Asyura’;
k. Memperbanyak shalat, do’a, dan istighfâr
l. Memperbanyak dzikir
m. Menyingkirkan apa saja yang mengganggu orang di jalan;
n. Berjabat tangan dengan orang yang dujumpai;
o. Memperbanyak membaca surat al-Ikhlash sampai seribu (1.000) kali.