BPD Desa Tebang Kacang Gelar Musdes
Cari Berita

Advertisement

BPD Desa Tebang Kacang Gelar Musdes

Rabu, 02 Oktober 2019



PEMERINTAHAN (Ruangaspirasi.netBadan permusyawaratan Desa (BPD)  dan pemerintahan Desa Tebang Kacang melakukan  Musyawarah Desa (Musdes)
Penyusunan RKPDes  tahun anggaran 2020 Desa Tebang Kacang hari Senin 30 September 2019.

Kegiatan tersebut baru pertama kalinya BPD sebagai pelaksana. Yang mana sebelumnya dilaksanakan oleh pemerintahan desa.

"Musdes ini adalah kali pertama dilaksakan oleh BPD, yang mana sebelumnya dilaksanakan oleh pemerintahan desa" jelas Mustain Billah selaku ketua BPD.

Mustain juga mengatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan dengan maksimal demi terselenggaranya Musdes tersebut.

"Terlalu amat panjang perjuangan yang kami lakukan di BPD untuk memperjuangkan kegiatan ini, agar bisa dilaksakan oleh BPD Alhamdulillah setelah koordinasi bersama kepala desa, dan kepala desa menyetujui apa yang kami perjuangkan. Sehingga kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik. Kami sangat berterima kasih kepada kepala desa karena sudah memfasilitasi kegiatan ini," imbuhnya.

Ia juga berharap kepada semua peserta agar tidak mensia-siakan kegiatan ini, manfaatkan dengan baik, karena semua yang dirumuskan dalam Musdes ini akan menjadi acuan dalam menyusun APBDes di tahun anggaran 2020.

Kemudian, lanjut Mustain, Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) adalah penjabaran dari rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJMDes) yang dirumuskan dalam 6 tahun sekali. Hasil dari penyusunan RKPDes ini yang kemudian menjadi dasar dari penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) sehingga penyusunan RKPDes itu tidak boleh sembarangan. Harus sesuai dengan peraturan menteri desa, pembangun daerah tertinggal, dan transmigrasi republik Indonesia nomor 2 tahun 2015.

"Didalam pasal 2 ayat 1 dan 2 disebutkan bahwa Musdes itu dilakukan untuk  menyepakati hal yang bersifat strategis yang mana isinya adalah : penataan, perencanaan, kerjasama, rencana investasi, membentuk BUMdes dan penambahan serta pelepasan aset desa, makanya rumusan penyusunan RKPDes itu harus berdasarkan dari hasil kesepakatan Musdes," tuturnya.

Mustain menerangkan bahwa semua usulan yang dibahas dimusdes tersebut akan Ia perjuangkan agar bisa masuk di APBDes tahun anggaran 2020.

"Dalam waktu dekat, kami akan memperkuat lembaga-lembaga kemasyarakatan baik itu pemberdayaan maupun pembinaan termasuk karang taruna, PKK, PAUD, Posyandu, dan BUMDes," tuturnya.

Sufiansyah selaku Sekretaris desa tebang kacang membenarkan apa yang disampaikan panitia pelaksana Musdes.

Menurutnya, musdes kali ini, adalah Musdes pertama kalinya yang dilaksanakan oleh BPD. Dulu-dulunya langsung dilaksanakan oleh pemerintahan desa (kepala desa). Kita patut bersyukur SDM kita sudah ada peningkatan.

Namun sebelum memberikan sambutan dalam musdes tersebut, Ia menyampaikan salam permintaan maaf mewakili Kepala Desa Tebang Kacang yang waktu itu tidak bisa hadir dalam pelaksanaan musdes.

"Sebelum masuk kepada sambutan, saya ingin sampaikan permintaan maaf dari kepala desa karena tidak bisa menghadiri acara ini, beliau sedang sakit katanya," terangnya.

Acara Musdes tersebut dibuka langsung oleh Sekdes, Sufiansyah mengajak kepada semua masyarakat agar mengawal dengan subgguh-sungguh dalam pelaksanaan musdes.

"Mari kita kawal betul acara ini semua aspirasi masyarakat mudah-mudahan bisa dimasukan dalam APBDes tahun anggaran 2020," ucapnya.
Acara tersebut dihadiri dari berbagai elemen masyarakat desa tebang kacang dan instansi terkait.
"Alhamdulillah semua undangan yang kami sebarkan mendapat respon yang baik dari warga mereka hadir semua" termasuk pihak ketiga desa (perusahaan BSL),  kepala puskesmas sungai durian, pendamping BRG, PPL, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, Gapoktan, kepala Dusun, ketua RT/RW, kepala PAUD, TPA, perwakilan kader Posyandu, majlis taklim, takmir masjid dan tokoh masyarakat yang ada di desa tebang kacang," tutur Mustain

"Namun ada juga pihak ketiga yang tidak hadir seperti PT. BAS dan Pundi, akan kami tindak lanjuti atas ketidak hadirannya," pungkasnya mengakhiri.

Rokib