Camat Pontianak Utara Angkat Bicara Atas Viralnya Keluarga Lena
Cari Berita

Advertisement

Camat Pontianak Utara Angkat Bicara Atas Viralnya Keluarga Lena

Selasa, 15 Oktober 2019

Foto Camat Pontianak Timur (Aulia Candra) /oleh Humas Pemkot Pontianak.

PONTIANAK (Ruangaspirasi.net) Menanggapi pemberitaan viral Keluarga Lena yang tinggal di gubuk di Mega Timur, Kabupaten Kubu Raya, Camat Pontianak Utara, Aulia Candra angkat bicara. Menurutnya, Lena masih tercatat sebagai warga Gang Bentasan 1 Kelurahan Siantan Hulu Kecamatan Pontianak Utara. Sebelum pindah ke Mega Timur, Lena sekeluarga tinggal di Gang Bentasan 1 dan mendapatkan bantuan rumah tidak layak huni. "Namun rumah itu sudah dijual oleh suaminya yakni Sapriadi," ungkapnya, Minggu (13/10/2019).

Kemudian, mereka menempati rumah orang tua Sapriadi atau mertua Lena di Gang Swadaya yang juga saat ini telah dijual. Selama ini keluarga Lena mendapat berbagai bantuan dari pemerintah, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) hingga Kartu Indonesia Sehat (KIS).

"Untuk program KIS, keluarga Lena sudah didaftarkan, hanya saat dilakukan verifikasi ke rumahnya, mereka sudah tidak berada di tempat dan tidak diketahui keberadaannya," jelasnya.

Dia menyebut, kepindahan Lena sekeluarga ke Kabupaten Kubu Raya tidak pernah melaporkan untuk pengurusan administrasi kependudukan di RT maupun kelurahan setempat.

Aulia berharap kejadian ini tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu yang bisa mencoreng kredibilitas Pemkot Pontianak. Sebab, Pemkot Pontianak, masyarakat dan RT setempat sudah peduli dan memberikan bantuan untuk keluarga tersebut. Namun sangat disayangkannya ada indikasi permasalahan internal keluarga sehingga bantuan yang diberikan kerap disalahgunakan.

"Salah satu contoh adalah bantuan rumah yang sudah dibedah melalui program bantuan rumah tak layak huni, seharusnya tidak untuk diperjualbelikan," tegasnya.

Ia berharap tidak ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan sendiri maupun golongan.