Pengurus ADN Divisi III Wilayah Jatim Resmi Dilantik dan Siap Menjaga NKRI -->
Cari Berita

Ruang Aspirasi

Advertisement

Pengurus ADN Divisi III Wilayah Jatim Resmi Dilantik dan Siap Menjaga NKRI

Minggu, 05 Juli 2020

Pengurus ADN Divisi III Wilayah Jatim Resmi Dilantik dan Siap Menjaga NKRI
Gambar Sumber Istimewa

PENDIDIKAN (Ruangaspirasi.net) Pengurus Aliansi Dosen Nahada (ADN) Divisi III Jawa Timur (Jatim) resmi dilantik dan mendeklarasikan diri siap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Minggu, (05/07/2020) di Ruang Sidang Balai Kota Malang.

Sekitar 134 pengurus ADN Divisi III Jatim yang terdiri dari berbagai Perguruan Tinggi, dikukuhkan langsung oleh Ketua ADN pusat Dr. K.H.M Hambali.

"Alhamdulillah, pelantikan Pengurus ADN Divisi III Jatim yang diketuai Dr. H. Nur Salam berjalan dengan khidmat. Kedepan, kami berkomitmen untuk memberantas paham radikal yang menjangkit mahasiswa," kata Akhlis Munazilin Pengurus ADN Koordinator Jatim yang meliputi Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Jember, Probolinggo dan Pasuruan.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya!

Dosen Fakultas Sains dan Teknologi di Universitas Ibrahimy itu juga mengatakan, dengan keberadaan ADN, dosen memiliki kedudukan dan fungsi yang sangat strategis serta signifikan dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia, utamanya melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat).


"Apalagi ADN memiliki jiwa Ahlussunah Wal jama'ah An Nadliyah. Kedudukan dan Fungsi ADN juga sangat signifikan dalam rangka membantu mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan menjaga serta mengawal keutuhan NKRI," tambahnya

Demi tercapainya tujuan tersebut, kata Pria yang akrab disapa Akhlis, terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan oleh ADN, diantaranya:


  1. Deradikalisasi di kalangan kampus. Proses radikalisasi di lingkungan kampus (dosen, tenaga pendidik, dan hahasiswa) perlu dilakukan. ADN berdiri salah satunya sebagai bentuk panggilan jiwa para akademisi untuk membentengi warga kampus terutama mahasiswa dari paham intoleran dan radikalisme.
  2. Hilirisasi hasil penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat oleh Perguruan Tinggi. Dalam konteks ini, dosen agar memberikan manfaat sebaik-baiknya bagi makhluk semesta alam dan khususnya NKRI.
  3. Segmen hilirisasi bersifat bebas ke elemen masyarakat. ADN perlu tetlibat di dalamnya. Jika tidak, dikhawatirkan dunia pesantren dan generasi muda NU khususnya, tidak bisa menjadi elemen utama segmen hilirisasi dalam rangka pemberdayaan dan penguatan masyarakat atau umat. 
  4. Perlunya kolaborasi dan sinergi yang optimal antara kampus (dosen) Perguruan Tinggi di Jawa Timur dan pihak-pihak terkait atau lembaga-lembaga terkait yang memiliki hak otoritas untuk menjaga dan mengawal NKRI.


"ADN perlu bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk dengan Pangdiv 2 Kostrad dalam rangka mewujudkan tujuan yang ada. Oleh sebab itu, kehadiran dan dukungan penuh dari Pangdiv terhadap ADN bukan hanya bermanfaat buat ADN, tetapi juga bagi keutuhan NKRI," pungkasnya