Peran Santri Menjaga Kedamaian dan Keamanan NKRI
Cari Berita

Advertisement

Peran Santri Menjaga Kedamaian dan Keamanan NKRI

Senin, 21 Oktober 2019


Sumber google

ARTIKEL (Ruangaspirasi.net) Santri mulai memiliki ruang gerak yang diakui secara luas, walaupun sebenarnya perjuangan santri sudah berjalan sejak bangsa kita dalam tatanan kerajaan Hindu-Budha. Santri memiliki tugas kemanusiaan yang dilakukan dengan prinsip Khairunnas anfauhum linnas. Bahwa yang terbaik adalah ia yang bermanfaat bagi manusia lain. Tolak ukurnya adalah kemanfaatan.

Santri adalah ejawantah dari prinsip bineka tunggal Ika. Pancasila menjadi mobilisator penggerak hatinya untuk berjuang menjaga perdamaian. Kita tahu dewasa ini perkembangan pola pikir manusia beriringan dengan perkembangan teknologi, yang pada akhirnya bertaruh pada aspek kemanfaatannya. Sehingga santri dituntut mampu bersaing dan terus berkembang. Bukan hanya pada wilayah riligiusitasnya, melainkan intelektualnya

Akhir-akhir ini isu terorisme, rasisme, bahkan politisasi agama begitu ramai digunjingkan, baik oleh kalangan akademisi, aktivis, pedagang, petani bahkan tukang becak. Dengan kata lain semua element masyarakat memiliki kepekaan atas situasi sosial yang sedang berkembang. Oleh karena itu santri harus mengambil bagian di sana. Dalam menjaga stabilitas keamanan bangsa dan negara.

Tidak hanya itu, tekhnologi  artificial intelligenci sudah mulai berkembang bahkan bersaing ketat dalam kemajuan kehidupan. Hal ini terjadi karena perkembangan manusia dalam berbagai aspek. Pastinya akan memiliki dampak tersendiri. Sehingga santri memiliki tugas dalam menyaring dan memanfaatkan teknologi yang sedang berkembang dan beriringan di tengah-tengah masyarakat.

Dengan demikian santri bukan hanya diperkuat dalam konteks batiniah dan keagamaan, melainkan memiliki peran turut andil dalam menjaga stabilitas keamanan dan kedamaian pun juga memiliki ruang untuk memfilter kemajuan teknologi yang tentunya akan memberi dampak pada manusia.