Dandim 0823 dan Bupati Situbondo Dampingi Tim Wasev Tinjau TMMD ke 101 di Jati Sari
Cari Berita

Advertisement

Dandim 0823 dan Bupati Situbondo Dampingi Tim Wasev Tinjau TMMD ke 101 di Jati Sari

Jumat, 20 April 2018

Dandim 0832, Bupati Situbondo dan Tim Wasev Bersama Dengan Masyarakat Desa Jati Sari
SITUBONDO POST, (Ruangaspirasi.me) Tim Wasev yang terdiri dari Mayjen TNI Hartomo, Dan Pusterad, Letkol Arm Benny H.S, Kabag Bakti Pusterad. Serta pendamping, Kolonel Inf Bagus Suryadi Tayo, Danrem 083/Bdj, Letkol Inf  Nanang Prianggodo S.Sos MAPKasiter Korem 083/Bdj,  Mayor Arm Bambang Supriadi. Pabanda Bakti TNI Kodam V/Brw Bersama Dandim 0823 Ashari dan Bupati Situbondo Dadang Wigiarto SH, tinjau TMMD Non Fisik dan memberikan bantuan sembako serta santunan uang pada warga Dusun Polay, Dusun Bandusa, dan Dusun Alun alun Desa Jati Sari, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo. Kamis, (19/04/2018)

Selain meninjau lokasi Fisik dan Memberikan bantuan Sembako, Tim Wasev yang didampingi Dandim 0823 dan Bupati Situbondo juga memberikan pemaparan kepada warga setempat serta meninjau langsung posko pelayanan kesehatan.

"Kedatangan saya ke lokasi TMMD ke 101 ini mendapatkan tugas dari Ketua Tim Evaluasi Irjen TNI Tobing. Tugas saya di sini melaksanakan pengawasan pelaksanaan TMMD ke-101 di daerah Kabupaten Situbondo," jelas Mayjen TNI Hartomo Dan Pusterad.

Pengawasan ini, kata Mayjen TNI Hartomo, dilakukan seluruh Kodim yang melaksanakan program TMMD, termasuk di Kabupaten Situbondo.

"Dari hasil pengawasan tim, saya melihat kinerja TMMD dilakukan dengan sungguh-sungguh. Yang menjadi sasaran hampir semuanya tercapai dengan baik dan tidak ada kendala yang disampaikan ke saya," jelasnya.

Dalam pelaksanaan TMMD tahun ini, imbuh Mayjen TNI Hartomo, masyarakat, pemerintah unsur organisasi kegamaan, kwarcab pramuka, TNI dan Polri serta unsur yang lainnya bersama-sama bergotong-royong saling membantu untuk mensukseskan pelaksanaan TMMD ke 101 tersebut.

"Harapan saya hasil pelaksanaan TMMD dapat dimanfaatkan dan dinikmati oleh masyarakat dalam jangka panjang sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemanunggalan TNI dan rakyat benar-benar dirasakan," tuturnya.

TMMD, kata Mayjen TNI Hartomo, menjangkau ke daerah-daerah terpencil dan terpelosok, daerah kumuh perkotaan maupun daerah yang dilanda bencana.

"TNI Manunggal Desa merupakan bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral bersama pemerintah dan masyarakat sebagai upaya untuk mendukung program pemerintah daerah dalam rangka percepatan pembangunan di daerahnya masing-masing," ungkapnya.

Program TMMD dilaksanakan, imbuh Mayjen TNI Hartomo, melalui proses perencanaan yang mengutamakan aspirasi dan kepentingan masyarakat dengan menggunakan proses Bottom Up Planning System yang dilaksanakan secara komprehensif dan integral, karena melibatkan semua unsur-unsur yang terkait dimulai dari tingkat desa atau kelurahan sampai dengan tingkat kabupaten atau kota.

Sasaran-sasaran yang telah terpilih, kata Mayjen TNI Hartomo, berdasarkan skala prioritas yang diteliti dan dipadukan dengan program pemerintah daerah kemudian dibahas di forum DPRD untuk disahkan menjadi program TMMD selanjutnya dilaksanakan program periode.

"Setelah kegiatan TMMD selesai akan diserahkan kepada pemerintah daerah sehingga hasil TMMD dapat dimanfaatkan oleh Masyarakat", Pungkasnya

Sony Haryono