Dandim 0823 Sebut Kegiatan Sholawat di Situbondo Sebagai Penangkis Paham Radikalisme
Cari Berita

Advertisement

Dandim 0823 Sebut Kegiatan Sholawat di Situbondo Sebagai Penangkis Paham Radikalisme

Rabu, 02 Januari 2019

Kodim 0823 Situbondo
Dandim 0823/Situbondo Letkol Inf. Akhmad Juni Toa saat dikonfirmasi sejumlah awak media terkait perkembangan paham radikalisme. 
Kodim 0823 Situbondo, Dandim 0823 Situbondo
SITUBONDO (Ruangaspirasi.net) Dandim 0823/Situbondo Letnan Kolonel Inf. Akhmad Juni Toa, SE, M.I.Pol menyebutkan, kegiatan-kegiatan Sholawat yang sudah mengkultur di Wilayah Kabupaten Situbondo bisa menjadi kekuatan untuk menangkis berkembangnya berbagai paham radikal keagamaan, maupun paham yang tidak sesuai dengan ideologi Pancasila.

"Alhamdulillah, sampai saat ini Situbondo aman dari penyebaran paham radikal. Sebab, kita mempunyai 2 tokoh ulama' hebat yang konsisten menanamkan nilai-nilai persatuan. Yakni, KHR. Kholil As'ad dengan kegiatan Sholawat Nariyah-Nya dan KH. Azaim Ibrahimy melalui Sholawat Benning," ujar Letkol Akhmad Juni Toa saat dikonfirmasi usai menggelar acara Forum Group Discussion (FGD) di Aula Makodim 0823/Situbondo. Rabu, (02/01/2018)

Lanjut kata Dandim, melalui penguatan ideologi Sholawat di tengah-tengah masyarakat, akan menjadi penyeimbang bagi umat, memperkokoh persaudaran serta menjaga kedaulatan NKRI.

"Makanya yang kita rasakan, Situbondo aman dan tentram, ini berkat peran ulama' dan ideologi Sholawat. Sehingga, masyarakat saling menghormati dan menghargai. Kalau dalam ilmu Hubungan Internasional, ideologi Sholawat telah mengakar menjadi "Balance Of Power" di Kabupaten Situbondo," pungkas Letkol Akhmad Juni Toa

(M.A.R)